Ketentuan Kami

# Cek Stock SENIN - SABTU 08.00-17.00 diatas jam 17.00 Slow Respon, hari Minggu/Libur Slow Respon

# Usahakan Pemesanan pada Posting Terbaru untuk menghindari kehabisan stock *Tidak Berlaku sistem Booking , siapa cepat dia dapat.

# Pemesanan dan Pengecekan Stock : Kirim Nama/Model Tas + Foto + Alamat lalu Kirim ke BBM : 51EF7BDE / 5E0D5C26 (ada Group & dapatkan discontnya untuk pemesanan model yang masih ada digroup), WA : 0815 4624 7771 (Pilih Salah satu)

#Pengiriman Melalui TIKI atau JNE * Barang dikirim dari BATAM *Barang dikirim 1 hari setelah transfer * Pengiriman dilakukan setiap hari jam 9.00 (SENIN-SABTU) *Kehilangan barang dalam pengiriman bukan merupakan tanggung jawab kami * Hari Minggu/Libur tidak ada pengiriman.

Posting rutin setiap hari di bbm 51EF7BDE

Untuk Pemesanan Sarang Burung Walet silahkan SMS/WA ke Nomer HP: 0815 4624 7771

Terima kasih atas kunjungannya

Ketik Pencarian

Rabu, 11 Februari 2015

Perubahan menuju pada kebaikan

Sesuai judulnya, kali ini saya akan berbagi hal yang berhubungan dengan sebuah perubahan, baik itu perubahan sikap, penampilan, sikap dan sifat, semoga bisa terinspirasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

Awalnya saya tak tahu kenapa mengambil tema perubahan namun karena sering melihat berita-berita yang membuat prihatin akhirnya saya tergerak untuk menulis artikel ini, yach walaupun saya ini bukan siapa-siapa tetapi hati kecil saya sebagai mahkluk Allah tergerak untuk terus mengingatkan dan mengajak siapapun untuk berbuat kebaikan. Semoga jika ada orang alim atau pintar yang membaca tulisan saya dan menemukan kesalahan atau kekurangan tulisan saya agar kiranya dapat membantu untuk meluruskan dan memberitahukan saya letak kekeliruannya sehingga apa yang saya tulis tidak menjadi keburukan bagi saya dan yang membaca.

Kembali ke tema... Perubahan menurut saya artinya adalah kondisi akhir dari sebuah peristiwa.
Perubahan terjadi ketika ada sebuah pergeseran baik perubahan tata letak, pola pikir, gaya hidup, gaya bicara, gaya busana, gaya sosial dan lain-lain.

Banyak disekitar kita yang berubah seperti kampung yang tadinya banyak tanah yang luas kini menjadi pemukiman padat penduduk, teman masa kecil menjadi berubah secara fisik ketika dewasa walau masih bisa dikenali tetapi penampilannya pasti berbeda sewaktu dia masih kecil, teman yang tadinya baik hati menjadi kurang baik entah apa penyebabnya, ada lagi orang yang tadinya hidup serba kekurangan menjadi jutawan dan ada juga yang sebaliknya, orang yang tadinya secara penampilan jelek tetapi beberapa saat kemudian menjadi cantik/ganteng, ada yang tadinya beragaa Islam kemudian pindah ke Agama Lain dan sebaliknya, ada yang masa lalunya kurang baik terus dia bertaubat menjadi lebih baik dan lain sebagainya, itulah contoh perubahan dalam keseharian.

Sebagai seorang yang belajar mengamati sebuah perubahan, saya mencoba mempelajari perubahan-perubahan tersebut kenapa bisa terjadi dan yang ingin berubah bisakah melakukannya? Ya... Jawabannya siapapun bisa berubah baik penampilannya, gaya hidupnya, gaya pertemanannya, gaya bicaranya dan jalan hidupnya.

Dulu saya pun mengalami pase dimana menuju pada perubahan yang lebih baik itu terasa berat sekali, saya dulu bisa termasuk kategori nakal dan nekad dan yang serba ingin tahu akan sesuatu. Masa kecil saya sebagai pendiam dan tidak banyak teman dekat, saya orang yang tertutup bahkan berbagi kisah ke orang tua saja rasanya saya jarang, tak seperti anak saya sekarang yang sering menceritakan bagaimana menghabiskan waktu seharian dengan teman-temannya, perilaku tertutup saya dipicu mungkin karena keadaan minder yang dirasakan karena kadang saya berpikir teman saya anak orang-orang berada sedang saya dari golongan orang biasa dan juga bisa karena takut dijahili oleh teman yang kurang suka dengan saya, yach walaupun saya tidak cantik-cantik amat tetapi untuk ukuran temen-temen SD & SMP saya termasuk salah satu kategori "cantik" hehehehe PeDe dikit...

Perubahan...ya dalam Alqur'an Allah telah menjelaskan :


" Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia."

Nah dari ayat diatas dapat kita petik hikmahnya yang secara awam saya tafsirkan sebagai berikut :

  1. Takdir dan ketetapan Allah itu nyata adanya, kemanapun kita melangkah takdir/ketentuan akhir dari Allah itu ada hanya saja tergantung jalan mana yang kita pilih untuk akhir takdir yang baik untuk kita. Jika kita sudah berusaha menuju takdir melalui jalan yang baik maka insya Allah hasilnya akan baik pula begitupun sebaliknya. Karena melalui jalan apapun pasti Taqdir itu ada untuk kita dan jika sesuatu terjadi dengan apa yang sebelumnya kita pilih konsekuensinya kita harus menerima dengan ikhlas apapun yang menimpa kita, karena sesungguhnya Allah telah menyediakan begitu banyak pilihan untuk kita mengambil sikap.
  2. Begitupun kita jika ingin merubah Nasib atau Takdir ya bisa-bisa saja kan menurut ayat di atas Allah akan merubah keadaan suatu kaum (Diri Kita) jika kita sendiri mau merubah apa yang ada pada diri kita sendiri contohnya :
  • Jika kita ingin Pintar yang awalnya malas belajar mulailah perbanyak belajar dengan banyak membaca dan mengerjakan soal maka Insya Allah kita akan berubah menjadi lebih pintar dari sebelumnya.
  • Kita yang awalnya tidak memiliki teman mulailah membuka diri berteman dengan siapapun yang berakhlak baik maka tidak lama kita pasti akan disukai banyak orang dan temanpun semakin banyak.
  • Jika kehidupan kita dalam hal sosial/penghasilan merasa sedikit atau jauh dari orang lain maka berubahlah untuk lebih giat dalam mencari Rizki yang halal dengan cara yang baik Insya Allah akan ada perubahan secara Financial.
  • Jika hati merasa tertekan terus jangan lupa untuk selalu mengucapkan " Laa Haulawala Kuwwata Illabillahil Aliyyil Adzim" sesering mungkin maka hati akan berubah lebih tentram karena banyak mengingat Allah akan menentramkan batin.
  • Jika hati sering dihasut Syaiton untuk beraksiat maka perbanyaklah Istighfar Insya Allah akan ada perubahan pada diri untuk tidak mengulangi berbuat maksiat lagi & mengikuti hawa nafsu setan.
  • Jika merasa perbuatan diri banyak "Cela" dan di Masyarakat diCap tidak baik maka Niatkan hati untuk berubah lebih baik lalu perbaiki tingkah laku kita dan jangan sungkan meminta maaf pada orang yang sekiranya pernah kita sakiti, Insya Allah akan ada perubahan sikap masyarakat dalam memandang siapa diri kita sekarang ini.
  • Jika ada seseorang yang pernah menyakiti kita dan dia telah menunjukan perubahannya dengan sikap yang lebih baik maka tiada boleh kita untuk mencampakkannya karena Allah telah melarang seseorang berlaku tidak adil dan sebaiknya kita memberikan kesempatan padanya untuk merubah dirinya agar lebih baik lagi maka pahala kita akan bertambah, hati kita akan tenang, orang yang kita berikan kesempatan akan makin menyadari kesalahannya dan menjadikan dirinya terus berupaya lebih baik lagi.
  • Bagi wanita yang ingin berubah penampilannya lebih Islami sebaiknya jangan ditunda sebelum terlambat, Yuk berubah dari yang belum berhijab mari segera berubah menggunakan hijab agar dirimu terhindar dari tatapan kotor laki-laki, agar terhindar dari sifat buruk dan terhindar dari Adzab Allah SWT.
  • Jika kita ingin tentram dalam hidup maka rubahlah hidup kita dengan banyak mengingat Allah, dengan cara perbanyak Takbir &Tahmid dalam setiap kesempatan Insya Allah perubahan pada hati kita akan dapat kita rasakan. 
  • Jika selama ini kita banyak mengeluh sama manusia rubahlah pola itu dengan hanya mengadu kepada Allah SWT Dzat yang maha segala-galanya Insya Allah kita tidak akan banyak curhat kepada manusia karena kadang orang yang kita ajak curhat belum tentu bisa menjaga rahasia kita apalagi kalo yang kita curhatkan masalah pribadi yang komplek bukannya mendapat solusi malah aib kita tersebar kemana-mana dan kita menyesalinya.
  • Lakukanlah Perubahan yang dikehendaki oleh diri kita selama perubahan itu untuk kebaikan dan tidak dilarang oleh ajaran Agama Kita "Islam" dan tidak bertentangan pula dengan hukum kenegara'an kita "Indonesia".
    3.  Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.  Disini jelas jika kita ingin perubahan maka rubahlah diri kita dahulu jangan hanya mengajak orang untuk lebih baik sementara diri kita sendiri masih belum berubah.

Umat Nabi Muhammad di sini alih-alih meminta disegerakan datangnya kebaikan atas diri mereka justru meminta siksa terlebih dahulu. Mestinya kalau sadar mereka berdoa bila ucapan Nabi Muhammad benar agar diberi hidayah dan kemudahan mengikuti ajarannya bukan justru berdoa minta didatangkan siksa terlebih dahulu. Inilah contoh orang-orang yang tidak mau membuka hati melihat tanda-tanda kebesaran Allah. Padahal bila mereka mau belajar serta berkaca pada sejarah, sudah banyak umat nabi-nabi sebelumnya yang dikenai azab oleh Allah karena pembangkangan serupa.

Dalam ayat tersebut juga dikatakan bahwa sesungguhnya Allah Maha Pengampun setiap dosa, tidak memohon saja dengan kita melakukan suatu perbuatan baik Allah bisa mengampuni dosa kita. Tetapi bila Allah sampai menjatuhkan azabnya, maka azab tersebut tidak lain hanya karena perbuatan manusia sendiri.

Terusan dari ayat tersebut, umat Nabi Muhammad yang termasuk dalam golangan orang-orang yang kafir berkata "Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu tanda (kebesaran) dari Tuhannya?" Sesungguhnya kamu hanyalah seorang pemberi peringatan; dan bagi tiap-tiap kaum ada orang yang memberi petunjuk" (QS 13:7).

Bukti yang mereka maksud ini berupa mukjizat indrawi yang sifatnya ajaib, misalnya seperti tongkat Nabi Musa yang berubah jadi ular. Sementara Nabi Muhammad tidak diberikan mukjizat yang demikian itu oleh Allah, melainkan mukjizat pengetahuan yang sifatnya bisa diterima logika. Mukjizat yang sifatnya inderawi atau ajaib tadi hanya bisa dipercayai orang-orang yang benar-benar melihatnya. Sementara, tujuan dari mukjizat yang mengandalkan logika pada Nabi Muhammad ini, agar dapat dipelajari dan berlaku turun temurun untuk semua umatnya. Karena, berbeda dengan nabi-nabi sebelumnya sebagai nabi dan rasul terakhir ajaran Nabi Muhammad ini sifatnya harus bertahan lama hingga akhir zaman.

Isi Alquran sebagai penuntun hidup manusia berbicara tentang hukum-hukum kemasyarakatan dan hukum-hukum alam. Keduanya bersifat universal dan berlaku dalam setiap adat istiadat masyarakat di bumi. Pada ayat 8 sampai 10 Alquran menegaskan kembali kekuasaan Allah. Di antaranya "mengetahui pa yang dikandung oleh setiap perempuan, dan kandungan rahim yang kurang sempurna dan yang bertambah. Dan segala sesuatu pada sisi-Nya ada ukurannya" (QS 13:8). "Yang mengetahui semua yang ghaib dan yang nampak; Yang Maha Besar lagi Maha Tinggi" (QS 13:9). "Sama saja (bagi Tuhan), siapa diantaramu yang merahasiakan ucapannya, dan siapa yang berterus-terang dengan ucapan itu, dan siapa yang bersembunyi di malam hari dan yang berjalan (menampakkan diri) di siang hari" (QS 13:10).

Kemudian pada ayat 11 Alquran menjelaskan, "Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia" (QS 13:11).

Ayat penutup pembahasan kita ini menjelaskan bahwasanya manusia sesungguhnya memiliki kemampuan untuk merubah nasib dan keadaanya sendiri. Selain itu Allah juga tidak akan mengubah nasib suatu kaum bila tidak ada tekad di dalam hati juga upaya dan kerja keras dari kaum tersebut untuk mengubah nasibnya sendiri.

Maksudnya di sini juga tidak bisa hanya satu dua orang saja yang menghendaki perubahan tersebut. Melainkan tekad mayoritas orangnya, juga upaya yang berbarengan bukan sporadis. Demikianlah pembahasan ayat-ayat kita kali ini semoga kita semua dapat mengambil hikmah-Nya.

Semoga tulisan ini bisa meninspirasi kita untuk melakukan perubahan kejalan yang lebih baik dari sebelumnya. Aamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blog ini boleh dikomentari